Cerpen Kursi Keramat
Kujejakkan kembali langkah kaki ku di sebuah gedung yang pernah menjadi catatan sejarah hidupku. Gedung yang tak terlalu besar, mempunyai banyak lorong-lorong, tangga bahkan ruangan. Label nama terpasang jelas di depan gedung itu. Aku berjalan di sebuah lorong nostalgia. Sebuah ruangan menjadi pusat perhatiaan ku. Tak sengaja Mp3 Player ku memutar sebuah lagu tak asing di telinga ku. Kita selalu berpendapat. Kita ini yang tehebat. Kesombongan dimasa muda yang indah. Aku raja kaupun raja, aku hitam kaupun hitam. Arti teman lebih dari sekedar materi. Aku masuk bersama bebera...