Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2016

Stay or Gone?

          Haruskah aku terus memunafikan diriku agar tak terasa sakit? Aku sudah melaksanakan nya tapi kenapa ini masih sama rasanya. Klise abu itu diam-diam terputar di jalan tanpa ujung, tanpa cahaya, tanpa seorangpun yang tau jika jalan itu ditetesi oleh air mata yang keluar sesak. Yang ketika kulewati sisi kiri dan kanan nya saling memutar klise abu itu bersamaan. Terngiang di telingaku, terbayang di otakku. Sedang mataku terlalu sibuk dengan urusannya.           Kau terlalu hebat sayangku. Terlalu hebat untuk tidak menghargai perjalanan ku. Memang aku yang tak sempurna, hanya dia. Memang aku yang hanya terlalu menaruh rasa sayang berlebihan terhadapmu, sedang kau menaruh kepada nya. Seberdosa itukah aku hingga kau terlalu muak melihat rupaku? hingga kau tega menaruh dan mengambil harapan itu sesuka hatimu?           Aku capek. Aku capek...

Format disk

        Apa yang terjadi dalam sekejap? Dalam sekejap semua menghilang begitu saja. Haruskah aku pergi meski cinta tak akan pergi? Aku akan kemana jika harus melupakanmu?Harus berapa jarak yang ku ambil agar aku bisa tenang tanpa mu?        Ya, padahal ini hanyalah kata-kata, ini hanyalah kumpulan percakapan surat dari masa lalu ku. Tapi kenapa setiap aku mengulang membaca nya, itu akan menjadi hiburan tersendiri bagiku. Bagiku yang sudah lemah terhadap perlakuanmu. Untukku membaca history dengan wallpaper di pesan ini ada wajah kita berdua membuat ku seakan bertemu denganmu, melintasi ruang waktu semua terurut secara runtun. Tak ada yang hilang dari memori ini. Padahal kamu sudah mematahkan pusat memorinya. Yaitu hati ku. Apa karna data di memori ini sangat besar hingga sampai sekarang aku masih bisa membolak-balik isi data itu. Aku hanya tak bisa mengedit atau membuat entri baru di memori itu.    ...